Monday, April 27

Tag: nasional

Lukas Enembe Jadi Tersangka, Demokrat: Harus Adil, Jangan Tajam ke Lawan Tapi Tumpul ke Kawan!
Nasional

Lukas Enembe Jadi Tersangka, Demokrat: Harus Adil, Jangan Tajam ke Lawan Tapi Tumpul ke Kawan!

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman mendukung agenda pemberantasan korupsi. Hal itu menanggapi penetapan Gubernur Papua sekaligus Ketua DPD Demokrat Papua Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Benny K Harman menegaskan pihaknya mendukung dengan catatan penegakan hukum harus adil tanpa pandang bulu. "Kami Partai Demokrat mendukung agenda berantas korupsi. Tapi harus adil dan menurut aturan hukum. Jangan tajam ke lawan tapi tumpul ke kawan," kata Benny K Harman saat dihubungi, Selasa (20/9/2022). Ia menuturkan terkait masalah yang dihadapi Lukas Enembe, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. "Kami menyerahkan masalah tersebut kepada penegak hukum dan menghormati proses hukum terhadap yang bersan...
Penurunan Angka Stunting Jadi Program Prioritas Fatayat NU
Nasional

Penurunan Angka Stunting Jadi Program Prioritas Fatayat NU

Penurunan angka stunting masih akan menjadi program prioritas Fatayat Nahdlatul Ulama Masa Khidmad 2022 2027. Hal ini sebagai bagian dari concern Fatayat NU terhadap isu perempuan dan anak anak. "Pencegahan stunting masih akan menjadi program utama Fatayat NU. Kita akan melakukan program ini base on data," kata Ketua Umum PP Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah, dalam Sosialisasi Pencegahan Stunting dari Hulu bersama Mitra Kerja, Sabtu (17/9/2022). Dirinya menjelaskan, pada periode sebelumnya juga telah dilaksanakan program pencegahan stunting dari hulu hingga hilir. Fatayat NU mendorong stunting menjadi isu dalam Munas Alim Ulama NU, menjadi materi dakwah dalam sinergi dengan forum lintas agama, mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengalokasikan anggaran Corporate...
Update Kasus Diduga Hepatitis Akut, 35 Kasus Probable dan DKI Jakarta Terbanyak
Nasional

Update Kasus Diduga Hepatitis Akut, 35 Kasus Probable dan DKI Jakarta Terbanyak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan jumlah pasien yang diduga bergejala hepatitis akut di Indonesia. Hingga Kamis (15/6/2022), terdapat 91 kasus kumulatif dugaan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya. Dari total 91 kasus tersebut, 35 di antaranya dinyatakan probable atau kemungkinan terkena hepatitis akut. "Ada 91 yang sudah kita lakukan pemeriksaan, 35 probable , 7 pending classification , dan 49 discarded (disingkirkan)," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Mohammad Syahril saat menyampaikan perkembangan Covid 19, Monkey Pox dan Hepatitis Akut di Indonesia, Jumat (16/9/2022). Syahril menambahkan, kasus dugaan hepatitis akut tersebut, tersebar di 22 provinsi. "Jadi, tidak semua ada kasus hepatitisnya atau probable nya suspek atau pendin g ...
Vaksin Perdana PMK Telah Tiba di Indonesia, Penyuntikan Perdana Segera Dimulai
Nasional

Vaksin Perdana PMK Telah Tiba di Indonesia, Penyuntikan Perdana Segera Dimulai

Vaksin hewan ternak khusus penyakit mulut dan kuku (PMK) telah tiba di tanah air, Minggu (12/6/2022) pukul 15.30 WIB. Vaksin yang spesifik (homolog) dengan kasus yang terjadi di Indonesia ini dikirim langsung dari Prancis melalui bandara Soekarno Hatta di Tangerang. "Tentu ini hal yang sangat menggembirakan bagi kami, karena upaya yang kita siapkan berjalan sesuai jadwal. Sesuai janji Kami vaksin akan tiba di minggu kedua Juni 2022," jelas Kuntoro Boga Andri Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan di Jakarta, Senin (13/6/2022). Terkait jumlah vaksin yang datang, Kuntoro menyebutkan tahap pertama masuk karena keterbatasan kargo pesawat, baru sejumlah 10 ribu dosis vaksin. Selanjutnya, Kuntoro menambahkan secara keseluruhan vaksin akan tiba kembali dalam tiga hari ke depan...
Sikap Tegas Wagub DKI soal Dukungan Anies Maju di Pilpres 2024: Pemprov Tidak Ikut Politik Praktis
Nasional

Sikap Tegas Wagub DKI soal Dukungan Anies Maju di Pilpres 2024: Pemprov Tidak Ikut Politik Praktis

Menjelang Pilpres 2024, dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju jadi calon presiden semakin masif. Terbaru, dukungan datang dari kelompok massa yang menamakan Majelis Sang Presiden. Terkait masifnya dukungan pada Anies, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan sikap Pemprov DKI Jakarta. Ia mengatakan, sebagai Pemerintah Provinsi (Pemprov) pihaknya netral. Tidak ikut politik praktis atau upaya dukung mendukung yang dilakukan organisasi politik. "Dari kami sebagai Pemprov, tidak ikut politik praktis. Pemprov tidak ikut dalam dukung mendukung," "Pemprov tugasnya melaksanakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017 2022," "Kami tidak dalam dukung mendukung." kata Riza dilansir , Kamis (9/6/2022). Lebih lanj...