Tuesday, February 27

Ada Partai Ikut-ikutan Politik Tanpa Mahar NasDem, Ahmad Ali: Padahal di Bawah Meja Terima Juga

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali angkat bicara terkait pernyataannya bahwa ada partai politik yang ikut ikutan NasDem membuat jargon, politik tanpa mahar. Ahmad Ali membenarkan pernyataannya itu. Ia mengatakan, partai politik yang ikut ikutan itu perbuatannya berbeda dari perkataannya. "Oh betul. Pasti tahu lah. Partai bilang kita anti mahar eh taunya di bawah meja terima juga," kata Ahmad Ali, saat diwawancara langsung di JCC, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2022).

"Karena salah satu yang membuat masyarakat benci partai kan sikap sikap partai yang perkataan dan perbuatannya tidak sama," sambungnya. Ia berharap partai partai lain bisa mengikuti NasDem, yang menurutnya menjadi pelopor politik tanpa mahar. "Tapi apapun itu kita berharap ke depan partai (lain) akan ikut apa yang NasDem lakukan," ujarnya.

Ia menegaskan, tujuan NasDem menyuarakan politik tanpa mahar bukan mencari sensasi semata. "NasDem melakukan itu bukan karena mencari sensasi. Tugas partai kan sebagai pilar demokrasi. Jadi jangan sampai masyarakat benci sama partai," tegas Ali. Sebelumnya, Ahmad Ali mengklaim partainya merupakan pelopor politik tanpa mahar.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Ali saat membuka rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun NasDem, yang akan jatuh pada 11 November 2022. Dalam pidato sambutannya, Ahmad Ali mengatakan, NasDem merupakan pelopor politik tanpa mahar. Lebih lanjut, ia menjelaskan, hal itu dilakukan NasDem untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap partai politik dan menguatkan demokrasi sesuai cita cita NasDem sejak awal didirikan.

"Politik tanpa mahar hari ini adalah politik yang sejatinya harus diterapkan oleh partai politik," kata Ahmad Ali, di JCC, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2022). "Ketika ini dikemukakan oleh Partai NasDem. Banyak orang yang bertanya, apa itu benar? Apa itu betul?," sambungnya. Menurutnya, NasDem menjawab pertanyaan pertanyaan itu dengan melakukan kerja kerja politik secara konsisten.

"NasDem tidak perlu menjawab itu. Tapi melakukan kerja kerja politik secara konsisten," katanya. Kemudian, ia menyinggung, ada partai politik yang ikut ikutan NasDem membuat jargon serupa. "Beberapa pemilu yang kita lewati, pada akhirnya ada partai politik yang juga ikut ikutan membuat tagline politik tanpa mahar," ujarnya.

"Dia menggunakan jargon tersebut. Tapi di dalam kerjanya, mereka tidak melakukan hal yang senyatanya," sambung Ali. Meski begitu, Ali tak menjelaskan lebih lanjut partai politik mana yang ia maksud.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *