Tuesday, February 27

Remehkan Volatilitas Kripto, Wali Kota Gold Coast Australia Usulkan Kripto untuk Pembayaran Pajak

– Wali Kota Gold Coast, Australia, Tom Tate menyarankan agar penduduk Gold Coast menggunakan cryptocurrency untuk membayar pajak, walaupun para kritikus telah memperingatkan adanya volatilitas dan penurunan di pasar kripto yang terjadi baru baru ini. Melalui pernyataannya pada hari Minggu (5/6/2022) kemarin, Tom Tate mengatakan volatilitas bukanlah penghalang untuk menerima pembayaran pajak menggunakan cryptocurrency di kotanya. “Mengapa kita tidak bisa membayar tarif cryptocurrency jika risikonya tidak tinggi? Volatilitasnya tidak terlalu buruk,” ujar Tate, yang dikutip dari Cointelegraph.

Tate terpilih sebagai Wali Kota Gold Coast, kota terbesar keenam di Australia, pada tahun 2012. Tom Tate kemudian terpilih kembali untuk masa jabatan kedua pada tahun 2016, dan untuk ketiga kalinya pada tahun 2020 Tate menduduki jabatan sebagai Wali Kota Gold Coast. Tate mengungkapkan, masih mempertimbangkan penggunaan BTC untuk pembayaran pajak di kota Gold Coast. “Ini mengirimkan sinyal bahwa kami inovatif dan membawa generasi muda, (tetapi) saya tidak mengatakan kami melakukannya, saya hanya mengatakan kami selalu melihat ke level berikutnya,” kata Tate. Namun para kritikus berpendapat, volatilitas di pasar kripto dapat mempengaruhi antusiame penggunaan kripto sebagai pembayaran.

Adam Poulton dari Blockchain Australia mengatakan, dewan pemerintah kota Gold Coast perlu melihat kembali risiko penggunaan kripto sebelum memutuskan menerima penggunaan cryptocurrency untuk pembayaran pajak. “Hal terakhir yang ingin mereka lakukan adalah menerima tarif senilai 2 ribu dolar AS, menahannya dalam Bitcoin, dan menurunkan harga Bitcoin menjadi separuhnya,” katanya. Usulan Tom Tate mengenai penggunaan cryptocurrency di kotanya datang saat banyak kota di negara lain mulai mempertimbangkan penggunaan mata uang digital sebagai opsi pembayaran pajak dan tarif lokal.

Pada bulan April lalu, Perdana Menteri Bahama, Philip Davis mengumumkan rencana untuk mengizinkan penduduk Bahama membayar pajak melalui penggunaan mata uang digital bank sentral negara (CBDC), Sand Dollar. Pada bulan yang sama, terungkap penduduk di tiga kota besar China telah mulai membayar pajak, bea materai, dan premi jaminan sosial menggunakan CBDC negara itu, yaitu yuan digital. Wilayah lain yang telah mengumumkannya sedang mempertimbangkan, atau berencana mengadopsi cryptocurrency untuk pembayaran pajak termasuk kota Lugano di Swiss, Buenos Aires, Colorado, Rio de Janeiro, dan Republik Afrika Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *